Dampak Lycopene terhadap kesehatan

Buah tomat mengandung Lycopene, sehingga tomat sangat berdampak positif terhadap keséhatan.
Karena tomat harus melindungi diri terutama dari akibat-akibat serangan sinar matahari, dengan begitulah buah tomat meningkatkan lycopenenya lebih banyak lagi, yang sehingga berakibat tomat berwarna mérah dan melindunginya dari pencemaran lingkungan agresif. Dengan mengonsumsi lycopene dapat mengurangi résiko penyakit perédaran darah jantung, kanker (khususnya kanker prostat), diabetes mellistus, osteoporosis dan kemandulan. Selain itu ia juga dapat memperlambat proses penuaan, mengurangi kolesterol dan melindungi dari sinar UV. Dalam sebuah tomat mentah (123 g) terdapat 3,7 mg lycopene- 3 mg lycopene tiap 100 gramnya. Akan tetapi 10 % lycopene akan hilang pada saat dipanaskan. Oleh karena itu sebaiknya mengonsumsi tomat organic mentah dalam bentuk jus (250 ml per porsi) kira-kira segelas dengan dicampur sedikit minyak (minyak jagung) supaya lycopene tersebut diserap oleh tubuh. Menurut penelitian, dosis ideal yang diperlukan setiap harinya adalah 5- 15 mg.
Lycopene terdapat juga pada buah béri berwarna gelap dan mérah, cabai mérah (19,5 mg/100 g) dan buah semangka (4 mg/100 g).

 

 

   
Home